Periksa status keanggotaan perpustakaan dengan ID atau nama Anda.
Text
Sadur: sejarah terjemahan di Indonesia dan Malaysia jilid IV
Buku ini merangkum 65 karangan penulis Indonesia dan asing tentang terjemahan yang pernah dilakukan dari semua bahasa asing (Sanskerta, Parsi, Arab, Urdu, Tionghoa, Jepang, Dan Beberapa Bahasa Eropa) ke dalam sembilan bahasa lokal (Jawa, Melayu, Sunda, Bali, Sasak, Aceh, Batak, Bugis, Dan Makasar), dalam segala bidang selama sepuluh abad ( dari abad ke 9 sampai ke 20). Terbitnya buku ini merupakan sebuah tonggak yang amat penting bagi penulisan sejarah Indonesia. Buku ini mengkisahkan Indonesia sejak dahulu telah mengimpor aneka ragam agama, kesusasteraan, ilmu, teknik, dan berbagai jens produk peradaban lainnya-yang berasal dari India, Timur Tengah, Tiongkok, serta Eropa yang kemudian diolah, disesuaikan, dikembangkan, sehingga menjadi bagian utuh dari kebudayaan Indonesia. Semua ini terjadi melalui proses penerjemahan yang merupakan salah satu fenomena terpenting dalam sejarah Indonesia. Kisah terjemahan ini di uraikan dalam tiga bagian, bagian pertama, Terjemahan dan pertunjukan: penerjemahan alih wahana bentuk-bentuk stilistika dan kaidah-kaidah ekspresi dalam kesenian Jawa Kuno, Menerjemahkan sastra klasik diBali, seorang pujangga Tioghua dari surabaya sepak terjang yap gwan thay di era penerjemahan, penerjemahan/penyampaian di teater rakyat Indonesia, membuat drama asing berbicara kepada penonton Indonesia universalisme dan identitas pasca kolonial dalam teater seni Indonesia modern. Bagian ke dua Perpindahan antarbahasa: men-jawa-kan mahabarata, surpanaka di jawa dan di India perbandingan antara ramayana jawa kuno dan sumbernya dari India, Kawi miring terjemahan karya sastra jawa kuno di sebuah keraton jawa tengah abad ke 18, roman aleksander dalam sastra Jawa, dua pengembaraan hikayat indraputra, cita-cita jawa yang dipindahkan ke dalam dunia melayu, tiga wajah Julius Caesar gender dan politik dalam terjemahan, puisi rusia dalam beberapa terjemahan dan tafsiran Indonesia. Bagian ke tiga Penerjemah: Mpu Tantular dan cakrawala harapan dalam kakawin Sutasomo, penulis dan penerjemah ulama Palembang menghubungkan dua dunia, wiliam shellabear dan alkitab terjemahannya, menerjemahkan Jawa ke Eropa kiprah keluarga Winter, Tak kenal maka tak sayang proyek terjemahan Wilson Tjandinegara, penyambung lidah kekuasaan pak widodo juru bahasa presiden soeharto, beberapa catatan tentang pengalaman menerjemahkan. Dibuat oleh Susialia Fitriani.
No other version available